desir angin yang bertiup pelan
deburan bintang jelaskan semua kenangan tentangmu
seperti malam yang mendambakan sebuah purnama
tak ku pedulikan tentang resahku
terus ku gores di atas kertas putih
barisan kata-kata tentangmu
pelukku untukmu
hangatmu...halusmu...harummu...dan indahmu
membuat aku semakin beku
tak habis pikirku memikirkanmu
teruslah tersenyum untuk aku
ini aku...seorang diri yang terus dihadang rindumu
wahai barisan dedaunan dan bunga-bunga...dendangkanlah nada untuknya
ini aku di tempat ini...seorang diri menanti hadirmu
sambil mengukir sampai akhirnya sepi membunuh aku
inspired by monc
Tidak ada komentar:
Posting Komentar